10 Tips Agar Tidak Dititipi Oleh-Oleh

10 Tips Agar Tidak Dititipi Oleh-Oleh Saat Traveling Backpacker Jalan-Jalan Ke Luar Negeri Untuk Menghemat Aggaran Biaya Kamu Selama Berada di Tempat atau Obyek Wisata.

Traveling menjadi tidak nyaman saat banyak daftar titipan oleh-oleh yang harus kalian dapatkan. Biasanya titipan ini berasal dari teman dekat atau mungkin juga keluarga yang akhirnya membuat waktu berlibur Anda habis terpakai hanya untuk mencarikan titipan yang diminta mereka.

Pergi jalan-jalan, itu menyenangkan. Bersenang-senang di tempat wisata, itu lebih menyenangkan lagi. Mungkin yang dapat sedikit mengganggu mood hepi-hepi saat berwisata adalah adanya rengekan permintaan oleh-oleh dari teman, saudara, maupun kerabat lainnya. 



Memang sih nggak ada salahnya kita memberikan buah tangan untuk berbagi kegembiraan pasca traveling. Tapi kalau yang minta oleh-oleh jumlahnya satu kampung, wah bisa-bisa anggaran wisata habis untuk oleh-oleh saja. Apalagi kalau ada yang titip macam-macam dan akhirnya bikin bagasi overload. Ujung-ujungnya, lagi-lagi anggaran wisata pun terkuras. Sedih kan?

Jika Anda adalah salah satu traveler yang mengalami kejadian tidak menyenangkan ini maka tak ada salahnya jika kalian menggunakan trik menghindar dari titipan oleh-oleh saat traveling berikut ini.

1. Pergi Backpacker Secara Diam-Diam

Bisa dibayangkan betapa repotnya jika kita berlibur dan dititipi oleh-oleh. Masih mending jika mereka yang titip itu cuma minta dibelikan gantungan kunci yang notabene ukurannya kecil sehingga bisa dimasukkan di dalam tas. Namun bagaimana jika mereka titip peralatan masak atau sesuatu yang sulit untuk dicari?



Pengalaman ini pernah dialami tim Travelingyuk ketika jalan-jalan ke Semarang dimana salah satu rekan kami dimintai titipan berupa makanan khas kota Semarang yang sudah sangat langka. Seharian kami mencari oleh-oleh tersebut, pasalnya di Semarang hanya ada satu toko makanan yang menjualnya.

So, jalan singkat agar traveling berikutnya bebas dari titipan, kami sepakat untuk tidak pernah mengabari siapapun saat akan pergi berlibur. Trik ini juga bisa kalian gunakan jika punya masalah serupa.

2. Jangan Upload Foto atau Buat Status di Media Sosial

Kebanyakan dari kita tidak pernah bisa lepas dari smartphone. Kemanapun dan di manapun selalu menunjukkan eksistensi kita di dunia maya dengan cara mengupdate status hingga mengunggah foto dimanapun berada.



Nampaknya hal ini juga memberikan dampak negativ saat traveling lho. Teman-teman yang tahu kalau kita sedang berlibur akan berbondong-bondong minta dioleh-olehkan sesuatu. Alih-alih menikmati liburan, waktu Anda malah habis buat keluar masuk pasar mencarikan titipan mereka. Jika hal tersebut mulai mengganggu maka stop berselancar di media sosial selama traveling, itu akan sangat membantu kalian.

3. Jangan Beli Bagasi Pesawat

Terdengar Pelit Memang, Akan Tetapi Cara Ini Cukup Ampuh Bagi Budget Traveller Seperti Kami, Para Backpacker Umrah Malas Membeli Bagasi untuk Menghindari Di Titipi Oleh-Oleh Oleh Para Sanak Saudara, Harga Bagasi Lebih Mahal daripada Harga Tiket Pesawat, "Kalau Kamu Mau Membayar Biaya Bagasi Saya Tidak Masalah Untuk Menitip Oleh-Oleh" Terang Adi Kepada Temannya.



4. Jangan Aktifkan Roaming Ponsel Anda

Tidak mau dititipi oleh-oleh namun terlanjur bilang jika kalian akan berlibur? Masih ada trik lagi agar terhindar dari himpitan titipan oleh-oleh. Caranya adalah matika ponsel Anda selama di destinasi wisata atau sebisa mungkin jangan memegang ponsel. Letakkan semua alat komunikasi di dalam tas dan aktifkan mode diam.



Kedengarannya memang sedikit sadis namun cara ini ampuh untuk menghindari titipan oleh-oleh. Sebab teman kalian akan menghubungi Anda lewat ponsel ketika ingin dibelikan sesuatu. Nikmatilah liburan Anda tanpa adanya beban titipan oleh-oleh.

5. Menolak Titipan Yang Tidak Wajar 

Mereka yang ingin dibawakan oleh-oleh biasanya tidak akan menyebutkan secara spesifik barang yang diinginkannya. Umumnya mereka hanya minta sesuatu yang khas dari destinasi wisata yang Anda kunjungi. Jika memang seperti itu langsung saja Anda tolak, sebab sesuatu yang khas itu sangat sulit dicari, karena bisa berupa makanan atau barang.


Ada lagi yang meminta barang yang sangat sulit dicari karena barangnya tidak wajar. Itu sudah pasti akan membuang waktu liburanmu apalagi kalian hanya punya waktu sebentar di lokasi wisata. Tolak titipan yang tak wajar namun tentu ucapkan maaf agar penolakan kalian lebih sopan.

6. Tidak Usah Pamer, Mau di Beliin Oleh-Oleh Apa?

Kadang, permintaan oleh-oleh yang nggak masuk akal dan jumlahnya berjibun disebabkan oleh blunder diri kita sendiri, yang biasanya diawali dari pertanyaan “mau oleh-oleh apa kalau [isi dengan nama kalian] pergi ke [isi dengan nama tempat]?”. Jadi, salah satu tips untuk menghindari dititipi oleh-oleh adalah, dengan berhenti mengatakan kalimat tersebut.



Dan ini versi hardcore-nya. Maksud dari hardcore ini adalah menolak dengan tegas maupun menyampaikan keberatan jika dititipi oleh-oleh, dan bukannya menghindar secara diam-diam seperti pada versi lunak.

7. Jika Terpaksa Membeli Oleh-Oleh, Tentukan Barang

Untuk menghindari habisnya anggaran wisata untuk pembelian oleh-oleh dan juga untuk menghindari habisnya waktu untuk mencari request oleh-oleh, coba deh tegaskan jenis oleh-oleh apa yang HANYA akan kalian beli. Misalnya saja, kartu pos maupun gantungan kunci. Dengan menegaskan pilihan oleh-oleh yang akan kalian beli, kalian akan terhindar dari kewajiban menjadi tas untuk si anu, kaos untuk si itu, kue untuk si dia, dan lain sebagainya; yang akan membuat koper menggelembung dan overload. Jadi, teman maupun kerabat tetap akan mendapat oleh-oleh, hanya saja kalian yang menentukan sendiri jenis oleh-oleh tersebut.



Ini akan menghindarkan kalian dari titipan yang neko-neko. Sebelum berangkat Anda bilang kepada mereka jika Anda hanya akan membelikan barang A atau B saja selama di tempat wisata. Selain itu batasi pula kuota barang yang akan Anda beli.

Trik ini dapat menghindarkan Anda dari berjubelnya titipan yang mungkin Anda dapatkan. Dengan begitu teman-teman kalian secara otomatis akan sungkan untuk titip oleh-oleh yang bermacam-macam.

Itulah trik yang bisa kalian gunakan agar rekan-rekan tidak menitip oleh-oleh yang bermacam-macam saat Anda pergi berlibur. Semoga perjalanan wisata Anda menjadi lebih nyaman tanpa adanya titipan oleh-oleh yang membebani.

8. Negoisasi Pembelian Oleh-Oleh

Bagaimana jika teman terlanjur tahu kalian akan pergi berwisata? Jika kalian nggak cukup tega untuk betul-betul bilang “say no to oleh-oleh” padahal budget wisata terbatas, coba deh negosiasi dengan teman tersebut. Misalnya, kalian bersedia mencarikan barang yang diinginkan asalkan teman tersebut mau menitipkan sejumlah uang untuk membeli barang itu. Ingat, tetaplah jangan memaksakan diri ya! Jika waktu dan kondisi nggak memungkinkan, mau nggak mau kalian harus tega menolak permintaan tersebut. Namun, biasanya sih banyak yang langsung mundur teratur jika dimintai untuk menitipkan uang pembelian oleh-oleh.



9. Pembatasan Kuota Maksimum Oleh-Oleh

Maksud dari kuota maksimum disini adalah, batasi berapa batas maksimal oleh-oleh yang akan dibeli untuk si A dan si B, baik dari segi kuantitas maupun harga. Dan batasi juga kuota maksimum anggaran wisata untuk membeli oleh-oleh. Trik ini bertujuan untuk mengendalikan anggaran pengeluaran oleh-oleh, dan juga membatasi jumlah oleh-oleh yang akan dibeli. Setiap kali ada yang nitip oleh-oleh, jelaskan dulu masalah kuota maksimum ini sehingga mereka bisa memahami jika kita menolak permintaan oleh-oleh dari mereka.



Kunci dari menyiasati kewajiban untuk memberikan oleh-oleh saat traveling adalah ketegasan, dan juga perasaan tega. Kalian mungkin juga akan menghadapi pandangan sinis dan anggapan jika kalian sombong maupun pelit karena nggak mau membelikan oleh-oleh. Karenanya, sebisa mungkin tetap gunakan bahasa yang enak dan mudah dipahami saat menjelaskan dengan baik tentang kondisi anggaran wisata maupun padatnya itinerary sehingga terpaksa menolak permintaan oleh-oleh. 

10. Jangan Suka Minta Oleh-Oleh

Kamu Tahu Sebagai Backpacker, Pasti Dananya Cekak Abis Untuk Liburan Kesana dan Kesini, Kebiasaan kita yang sering meminta oleh-oleh pada teman/saudara yang hendak bepergian ke luar kota atau ke luar negeri seringkali kita lakukan tanpa mempertimbangkan hal-hal berikut Ini.
  • Apakah kita sudah berfikir bahwa teman yang kita minta oleh-oleh belum tentu sedang dalam kondisi memiliki uang yang cukup.
  • Teman memiliki waktu yang terbatas untuk mencari oleh-oleh yang kita minta.
  • Teman kita juga sudah direpotkan membawa oleh-oleh yang mungkin disiapkan untuk keluarganya.
  • Pada kasus bepergian dengan pesawat terbang dimana setiap penumpang hanya mendapatkan free bagasi antara 20-30 kg (tergantung maskapai/kelas penumpang) tentu saja akan merepotkan ketika gara-gara oleh-oleh yang kita pinta menambah beban biaya tambahan yang harus dibayar teman kita.
  • Dan banyak hal kesulitan yang akan teman kita dapatkan akibat pesanan oleh-oleh yang kita minta pada teman.

Padahal bisa jadi kebiasaan ini sangat merepotkan dan membebani teman kita yang bepergian. Langkah yang terbaik yang pantas kita lakukan saat mendengar teman/saudara akan bepergian adalah menawarkan bantuan kendaraan ke bandara, atau mencarikan tiket murah serta hal-hal yang memudahkan teman kita dalam melakukan persiapan sebelum pemberangkatan.



Memudahkan teman/saudara yang akan bepergian akan menyenangkan mereka ketimbang merepotkan dengan permintaan oleh-oleh yang anda pinta. Mudahkan teman dan saudaramu maka Allah SWT akan memudahkan anda, saya yakin itu.

Jadi Jika Kamu Tidak Suka Meminta Oleh-Oleh Kepada Temanmu Yang Akan Pergi Backpacker Maka Tentu Kamu Akan Tidak Di Titipi Oleh-Oleh Bukan?
Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...