5 Fakta Tersembunyi Hubungan Israel dan Indonesia

5 Fakta Tersembunyi Hubungan Israel dan Indonesia Seperti Hubungan Dagang Yang Sudah Berlangsung Sejak Lama.


Pembukaan Konsulat Kedutaan Antara Dua Negara Juga Pernah Menjadi Issue Paling Panas, Apabila kita bertanya kepada orang secara acak di jalanan, apakah Indonesia punya hubungan dengan Israel ? maka jawabannya kemungkinan besar tidak. Apalagi bila bertanya pada kawan yang anti zionisme, jawabannya jelas tidak akan enak didengar, singkatnya, kebanyakan akan menjawab tidak. Bahkan dalam sebuah polling pada tahun 2012, 76 % warga Indonesia memandang Israel secara negative.




Namun, dibalik semua itu ternyata Indonesia dan Israel sering melakukan kontak klandestin. Beberapa bahkan jelas-jelas merupakan hubungan tingkat tinggi. Tulisan ini bermaksud membeberkan segala kontrak, hubungan dan perdagangan yang dilakukan kedua Negara.

1. Israel dan Indonesia merupakan mitra dagang

Walaupun Indonesia tidak mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatic, namun entah bagaimana kedua Negara ini aktif berdagang. Pada tahun 2012 saja Indonesia mengekspor Tekstil, Karet dll sebanyak 123 juta US$. Sedangkan Israel mengekspor computer, printer dan senjata dll sebanyak 17.9 juta US$. Selain Mitra Dagang, Banyak Sekali Warga Negara Indonesia dan Israel Saling Mengunjungi Pariwisata Kedua Negara   10 Tempat Wisata di Jerusalem Israel Jika Kamu Tertarik Untuk Membuat Visa Israel Semoga Artikel Berikut Dapat Membantu Anda:

2. Indonesia pernah secara rahasia membeli pesawat tempur dari Israel (OPS ALPHA).

Pada akhir tahun 1970an ketika Indonesia menyerbu Timor Leste, tampaklah bahwa TNI-AU tidak memiliki kemampuan serang darat yang mumpuni. Akhirnya pada tahun 1980an,(mungkin) karena melihat Malaysia juga membeli A-4 skyhawk maka pemerintah juga ikut merasa ingin punya. Dengan kondisi ekonomi yang masih pas-pasan, pemerintah kita mencari A-4 second dan kebetulan, Israel memang sedang meremajakan armadanya. Maka pemerintah setelah bernegosiasi tentang harga (diam-diam tentunya), sepakat membeli kurang lebih 30 pesawat. Apabila pilot pesawat terbang menggunakan pesawat TNI-AU tentunya rencana ini akan ketahuan masyarakat luas. Akhirnya, hampir seratus orang diterbangkan ke penjuru dunia, dan penerbangannya pun memakai baju sipil dan bepergian dalam kelompok kecil melewati bandara yang berbeda-beda. Singkat kata, pembelian ini lancar dan pesawat-pesawat tersebut menjadi pesawat jet tempur serang darat pertama Indonesia.

3. Senjata dan Tank PT-76 rekondisi Israel

PT-76 merupakan tank amfibi buatan soviet yang dipesan pada 1962 untuk penyerbuan Papua. Baru tiba pada 1964, langsung melengkapi marinir Indonesia. Akhirnya pada medio 1980an, pihak TNI merasa bahwa meriam 76 mm bisa dikatakan telah usang. Pada waktu itu yang memiliki paket modernisasi dan bukan blok komunis hanya Israel. Akhirnya perusahaan NIMDA yang juga sibuk merekondisi PT-76 sitaan dari perang mesir juga mendapat order dari Indonesia untuk merekondisi PT-76 Indonesia. Paketnya terdiri dari penggantian meriam utama menjadi 90 mm cockerill, senapan mesin koaksial M60, dan mesin diesel buatan amerika serikat. Senjata TNI lainnya yang berasal dari Israel: Senjata Infanteri : IMI TAVOR, IMI GALATZ, IMI Galil, Uzi, UAV Heron,  ACOG & Red Dot sight MEPRO

4.  MOSSAD pernah mengirimkan intelnya untuk melatih BIN

Yang ini tidak perlu dielaborasi banyak, cukup sebuah pernyataan bahwa menurut MOSSAD, BIN hanya butuh pelatihan dan pendanaan yang lebih banyak untuk bisa menjadi badan intelijen yang berkelas dunia. Dan ini terjadi pada medio 1980an.

5. PM Israel pernah bertemu Presiden Indonesia, 

Perdana Menteri Yitszhak Rabin, Presiden Soeharto, Cendana, 1993. Mungkin ada benarnya juga Presiden Abdurrahman Wahid mendorong dibukanya hubungan diplomatic dengan Israel,walaupun begitu, melihat situasi saat ini, tampaknya pemerintah jangan terburu-buru langsung membuka hubungan diplomatic. Tidak dapat dibayangkan animo masyarakat untuk demo di depan kedutaan kalau sampai ada. 
Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...