5 Tempat Wisata Terbaik di Negara Iran

5 Tempat Wisata Terbaik di Negara Iran, Negeri Iran memiliki objek wisata yang menganggumkan, suatu hal yang belum disadari oleh banyak orang. Warga Negara Indonesia Dapat Mengunjungi Negeri Iran dengan Visa Gratis 14 Hari. Iran memiliki  wisata kuno, meliputi objek wisata di kota-kota kuno seperti di kota Shiraz dan Isfahan. Daya tarik Iran sebagai tujuan wisata kini memikat wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Salah satu operator perjalanan wisata melaporkan peningkatan signifikan terkait pemesan perjalanan wisata ke negara yang terletak di Timur Tengah ini.

Negara Iran memiliki kekayaan yang kurang dikenal. Tempat-tempat memiliki keindahan yang menakjubkan dan bernilai historis.Baru-baru ini Amerika Serikat telah memperbolehkan warga negaranya untuk mengunjungi Iran. Pemerintah Iran juga secara aktif mendorong kunjungan turis dari Amerika Serikat.

Tetapi, warga negara Amerika yang akan melakukan kunjungan wisata ke Iran harus didampingi oleh pemandu wisata, dan mendapatkan persetujuan Menteri Luar Negeri Iran untuk mendapatkan visa.  Berikut ini Lima tempat wisata yang terbaik di Iran seperti yang dilansir CNN antara lain: 

1. Soltaniyeh Dome 

Sebuah situs Warisan Dunia UNESCO di provinsi Zanjan bagian barat laut, makam Oljaytu di Soltaniyeh, disebut sebagai kubah terbesar di dunia. 



Bangunan ini didirikan antara 1302 dan 1312 di Soltaniyeh, ibu kota Mongol. Monumen merupakan makam Il-khan Oljei, penguasa ke delapan dinasti Ilkhanid. 

Meski warna eksterior dan lantai telah memudar, tembok, tilework dan desain bangunan bersejara ini tetap hidup pad makam tanpa cedera. Struktur uniki dari Soltaniyeh Dome diyakini dipengaruhioleh  desain makam Taj Mahal di India. 

2. Hotel Laleh Kandovan Rocky 

Hotel Laleh kandovan Rocky terletak di kota Tabriz bagian barat laut, desa troglodyte sekitar 30 mil dari Kandovan. Masyarakat di tempat ini hidup di gua-gua berbentuk kerucut yang dipotong dari batu vulkanik di kaki Gunung Sahand. 


Hotel Laleh Kandovan Rocky diukir ke dalam lanskap berbatu. Hotel ini memiliki 16 kamar modern yang mewah termasuk yang berbentuk gua. 

Menurut cerita setempat, air mineral di tempat Hotel Laleh Kandovan Rocky berasal dari Gunung Sahand. Para tamu hotel ini dapat berendam dengan santai. Hotel ini juga memiliki kolam spa di dalam ruangan, air mineralnya dipompa secara langsung. 

3. Menara Toghrol 

Menara Toghrol merupakan monumen yang berdiri sejak era Seljuk. Menara ini terletak di kota Rey, di Teheran bagian selatan. 



Menara Toghrol  merupakan makam untuk raja Seljuk, Toghrol Beg, yang mendirikan Rey. Kota Rey merupakan pusat administrasi utama dari Dinasti Seljuk sampai masa kehancuran pada awal abad ke-13.

4. Puri Rudkhan

Sebuah tempat yang tersembunyi di hutan hijau lembab provinsi Gilan Iran bagian utara. Tempat itu bernama Rudkhan Castle, sebuah benteng militer abad pertengahan di masa kebangkitan Islam di Iran.  


Wisatawan akan mendaki  benteng yang terletak di sepanjang dua puncak gunung yang pemandangannya begiru menyegarkan mata. Pendakian ini akan memakan waktu lebih dari satu jam. Hal inilah yang mendorong  warga lokal memanggil tempat wisata Rudkhan ini dengan sebutan  "Benteng Seribu Langkah." Tersembunyi di balik hutan hijau yang lembap, kastil ini terletak di antara dua puncak gunung yang hijau. Posisinya berada di ketinggian 715 meter. Untuk mencapainya. butuh menaiki jalan menanjak dengan waktu tempuh lebih dari satu jam. Tak banyak turis asing yang mengetahui tempat ini meski Rudkhan Castle sangat populer di kalangan warga Iran. Kastil ini adalah sisa sejarah dari kejayaan Islam di Iran.

Lebih tepatnya pada era Persian Sessanid, antar 224 dan 651 SM. Pengikut sekte Ismaili (dikenal dengan nama pembunuh atau Hashashin) dipercaya telah merenovasi tempat ini pada akhir abad ke-11 atau awal abad ke-12 dan menjadikannya sebagai benteng militer. Rudkhan Castle terletak di Provinsi Gilan. Jika ke lokasi ini, setelah menanjak, maka turis bisa menikmati makanan khas Iran yang dijual di sekitar wilayah ini.

5. Bekhradi Historical House 

Penginapan ini berusia  400 tahun, dibangun pada masa Safawi Persia. Tempat ini memiliki empat ruang dan hiasannya disesuaikan dengan selera tamu.  Perabotan rumah ini dirancang oleh Bekhradi menggunakan kayu dari  kayu dari pohon Chenar. Kayu-kayu ini dijajarkan  di sepanjang jalan dan taman bersejarah Isfahan. 


Bangunan ini berusia 400 tahun, dibangun pada era Dinasti Safavid. Dekorasinya sangat mewah, dengan suite untuk para tamu, jendela-jendela dari kaca, dan goresan karya seni dari era Safavid yang masih terjaga keasliannya. Suasana di sekitar bangunan menjadi sangat cantik karena terdapat kebun buah dan bunga liar. Perabot di dalam bangunan menggunakan kayu dari pohon chenar atau chinar yang banyak di temukan di Isfahan. Bahkan, pintu-pintunya dibuat dengan kayu chinar.

Pada tahun 1999-2005, bangunan ini direstorasi oleh seorang desainer sekaligus ahli restorasi bangunan Bekhradi. Dalam merestorasi, Bekhradi tetap menggunakan kayu chinar untuk perabot dan pintunya. Bangunan ini menjadi bangunan tertua yang pernah direnovasi di Iran. Berbeda dengan Rudkhan Castle yang populer di kalangan warga Iran, Bekhardi Historical House dikenal pengunjungnya hanya melalui berita dari mulut ke mulut. Masyarakat Iran pun tak banyak yang tahu tentang bangunan tua ini. Jika ingin menginap di tempat ini, silakan mengarah ke Sonbolestan Alley di Provinsi Isfahan.

Perancang mengatakan, ia tidak akan mengubah pola bangunan dari penginapan itu. Ia tetap mempertahankan ciri khas yang terdapat pada bangunan era safawi ini.


Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...