Jabal Tsur, Jabal Nur, dan Jabal Rahmah

Jabal Tsur, Jabal Nur, dan Jabal Rahmah Gunung di Arab Saudi Merupakan Tempat Wisata Favorit Para Jamaah Umrah dan Haji Indonesia.

Mari Kita Mengenal Trio Jabal Jabal Tsur, Jabal Nur, dan Jabal Rahmah, Jabal Sendiri Memiliki Arti Gunung. Gunung-Gunung Yang Berada di Arab Saudi. Baca Juga 10 Tempat Wisata Belanja di Arab Saudi

Mari Kita Mengenal Jabal Tsur yang merupakan termasuk salah satu dalam 100 Istilah Kosa Kata dalam Haji dan Umroh, Hayyu Al-Hijrah adalah sebutan populer Jabal Tsur sekarang. Bukit Tsur terkait erat dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah Letaknya di tengah-tengah Makkah, sekitar 4 Km di selatan Masjidil Haram. Bukit Tsur berada di kawasan Kudai. Untuk naik ke puncaknya diperlukan waktu sekitar satu setengah jam. Di bukit ini terdapat gua, tingginya sekitar 1,25 meter dengan luas 3,5 meter persegi. Ada dua lubang masuk di sebelah barat dan timur. Lubang di sebelah barat merupakan pintu masuk yang digunakan Rasulullah SAW bersembunyi.

Jabal Tsur adalah gunung setinggi 458 meter yang berada di sebelah selatan Kota Makkah. Gua Tsur terletak di puncak Gunung Tsur. Di gua itulah Rasulullah SAW bersama Abu Bakar Shiddieq bersembunyi selama tiga hari dari kejaran kaum kafir Quraisy ketika hijrah ke Madinah Al-Munawwarah.



Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersembunyi di dalam gua Tsur dari kejaran kaum Quraisy yang ingin membunuh beliau. Disertai oleh sahabat Abu Bakar Shiddiq, Rasulullah SAW bersembunyi di gua Tsur hingga tiga hari lamanya. Abu Bakar sendiri sempat cemas, karena hanya sejengkal dari dalam gua kaki Rasulullah bisa terlihat di luar.

Berkat pertolongan Allah, di mulut gua bersarang laba-laba menutupinya dengan jaring-jaring tebal. Sementara di sebelah mulut gua bersarang pula merpati dan bertelur di sana. Seperti disebutkan dalam al-Qur'an Surat At-Taubat ayat 40, berbunyi Sedang di salah satu daripada dua orang ketika kedua-duanya berada di dalam gua.

Kaum Quraisy yang mengepung Rasulullah SAW akhirnya menyerah karena menganggap tidak mungkin gua itu dimasuki orang untuk bersembunyi. Rasulullah dan Abu Bakar kemudian keluar dari gua Tsur, lalu naik onta yang dibawakan oleh Abdullah bin Uraiqit atas pesan Abu Bakar. Abdullah sendiri ketika itu belum lagi memeluk Islam. 

Dari Bukit Tsur, Rasulullah SAW ditemani Abu Bakar dan Amir bin Fuhairah, seorang penggembala kambing milik Abu Bakar, berangkat menunju Madinah dengan Abdullah bin Uraiqit sebagai penunjuk jalan. Peristiwa ini menandai awal hijrah Nabi Muhamamad SAW dari Makkah Al Mukarraomah ke Madinah Al Munawwaroh.

Berbeda dengan Gunung Tsur (bahasa Arab: جبل ثور Jabal Tsur) merupakan sebuah gunung kecil yang terletak di Madinah, Arab Saudi. Gunung ini berwarna kemerah-merahan yang mengelilingi Gunung Uhud di belakangnya dari arah utara. Merupakan batas kota Madinah sebelah utara, sekitar 8 kilometer dari Masjid Nabawi, atau kurang lebih 15 kilometer dari Gunung 'Air. Batas kota Madinah adalah diantara Gunung 'Air dan Gunung Tsu

Jabal al-Nour,  Jabal Nur atau Bukit Nur disebut juga dengan Jabal Hira. Ini karena di atas bukit terdapat gua. Dalam gua Hira inilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT, yaitu Surat Al Alaq ayat 1 sampai dengan 3. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dialah yang menjadikan manusia dari tanah liat. Bacalah! Dan Tuhanmu adalah Yang Paling Mulia.



Setelah menerima wahyu tersebut, diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW gemetar dan merasa ketakutan, tapi sesampainya di rumah Beliau ditenangkan oleh istri Khadijah. 

Jabal Nur berada di bagian timur laut Masjidil Haram. Gua Hira berada di puncak Jabal Nur, dengan ketinggian sekitar 28 meter. Untuk mencapainya diperlukan waktu sekitar satu jam, menaiki bukit-bukit batu cadas nan curam. Kondisi Hira di sela dua batu, luasnya sekitar 3 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter. Dari dalam kabarnya orang bisa melihat Ka\'bah di Masjidil Haram.

Hadits sahih Muslim meriwayatkan, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW berada di atas batu di Hira bersama Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Talhah, dan Zubair. Apabila batu tersebut bergerak, maka Rasulullah pun berkata, Tetaplah wahai batu karena di atas engkau ada Rasulullah dan As-Siddiq.

Jabal Rahmah, sering juga disebut dengan Jabal Ilal atau Jabal Arafah. Karena berada di Padang Arafah. Nama lain menyebut sebagai An Nabit dan Al Qurain, yang berarti bukit kecil. 


Jabal Rahmah meliputi bukit batu besar di sebelah timur Arafah, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Masjid Namirah. Di puncak Jabal Rahmah terdapat tiang persegi empat, kira-kira setinggi 8 meter dengan lebar kurang dari 2meter. Untuk ke puncak menaiki anak tangga, yang menurut catatan berjumlah 168 buah. Ada pula tapak batu di sekitar yang disebut As-Sakhrah. Tapak batu tempat Nabi Muhammad SAW melaksanakan wukuf di hari Arafah ketika Haji Wada\'. Di sinilah Allah menurutkan Surat Al Maidah ayat 3 kepada Rasulullah SAW.

Tentu sangat banyak jamaah ingin berwukuf di bekas tapak Nabi Muhammad SAW apabila memungkinkan, namun di tempat mana pun di Arafah semua bisa untuk tempat berwukuf. Seperti Sabda Rasulullah SAW, Aku berwukuf di sini dan bumi Arafah semua adalah tempat wukuf. (Hadist Muslim).
Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...