Tips Cara Cepat Naik Haji Tanpa Antri

Tips Cara Cepat Naik Haji Tanpa Antri Panjang di Departemen Agama di Indonesia Yang Saat Ini Cukup Panjang Sekali.

Cara cepat agar bisa naik haji tanpa perlu ikut antri panjang yang bisa sampai 15 tahun untuk bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini. Cara-cara ini ada yang legal, tapi ada juga yang ilegal. Cara ilegal tidak dianjurkan bagi mereka yang sudah tua, anak-anak, wanita atau laki-laki yang sudah terganggu kesehatannya.




Haji merupakan salah satu ibadah spesial yang hanya diwajibkan bagi yang mampu, karena berhaji tidak diwajibkan oleh Allah kepada orang yang tak mampu. Dan di antara hikmah haji yang besar adalah bahwa mereka seperti dilahirkan kembali untuk menjadi orang yang ikhlas dan rela berkorban untuk lebih mendekatkan diri untuk mempelajari agama Allah.

Sebelum Membaca Artikel Ini, Alangkah Baiknya Kamu Membaca

Definisi Pengertian Haji Backpacker
Tips Cara Naik Haji dari Thailand
Haji Backpacker Tanpa Izin Dosa Besar
Definisi Pengertian Badal Haji Menurut Islam
Tips Cara Naik Haji Backpacker Murah dan Hemat


Jamaah Haji Indonesia adalah jemaah haji terbanyak dan terbesar di dunia. Hal ini berdasarkan fakta bahwa Indonesia memiliki populasi penduduk muslim terbesar sejagad. Sedangkan quota calon jamaah haji di setiap negara adalah 10% dari jumlah keseluruhan umat Islam di negara tersebut.

Ada beberapa Tips Cara Cepat Naik Haji Tanpa Antri dan  tanpa harus menunggu sampai 10 tahun lebih, antara lain sebagai berikut:

1. Gunakan Jalur Haji khusus.

Ini cara bagi calon jamaah haji yang punya uang lebih. Walaupun pendaftar tahun 2012 harus menunggu sampai 4 (empat) tahun, tapi masa itu tidak begitu lama dibanding 10 atau 12 tahun.

2. Mendaftar di provinsi lain.

Setiap provinsi dan kabupaten dalam provinsi terkait memiliki quota dari pemerintah pusat berapa calon jamaah haji setiap tahunnya. Umumnya, provinsi yang umat Islamnya tidak banyak sehingga quotanya belum terpenuhi atau kalau ada daftar tunggu tidak begitu banyak seperti Provinsi Bali, provinsi NTT, Papua, Maluku. 

Maka, silahkan lakukan investigasi di provinsi/kabupaten/kota mana yang daftar tunggunya masih sedikit. Tentu saja, Anda harus punya koneksi dengan orang-orang di daerah tersebut untuk masalah administrasinya seperti KTP, dll.

3. Memakai visa TKI Arab Saudi

Cara ini sekarang belum bisa karena adanya moratorium atau penghentian sementara TKI/TKW Indonesia. Namun kalau sudah dibuka lagi, maka cara ini dapat dipakai terutama apabila Anda punya teman yang juga jadi TKI. Caranya sbb:

Visa TKI Arab Saudi ada 2 macam yaitu visa terikat dan bisa bebas. Visa bebas adalah visa kerja yang dapat dipakai kerja di Arab Saudi secara bebas dalam memilih juragan atau tidak memilih juragan. Nah, Anda dapat memakai visa kerja bebas ini untuk masuk ke Arab Saudi dan menunaikan ibahad haji. Apabila cara ini dilakukan, maka sebaiknya Anda memiliki hubungan dengan orang Indonesia yang berada di Arab Saudi untuk meminta tolong mengurusi akomodasi Anda selama tinggal di Arab Saudi.

4. Memakai Visa Ziarah (Turis)

Cara Membuat Visa Ziarah Arab Saudi. Ini pilihan terbaik dan termurah. Apabila Anda punya kenalan baik di kedutaan Arab Saudi, atau punya teman yang punya hubungan baik dengan kedutaan Arab Saudi di Jakarta, maka berangkat haji dengan memakai visa ziarah atau tourist visa adalah cara termurah dan terbaik.

Kelebihan dari visa ini adalah Anda dapat berangkat kapan saja bahkan sehari menjelang ibadah haji akan dimulai (tanggal 8 Dzulhijjah) yang jamaah haji biasa tidak dapat malakukannya. Selain itu, Anda tidak dikenakan biaya perjalanan haji ini berbeda dengan visa haji yang dikenakan biaya transportasi perjalanan selama di Arab Saudi.

5. Haji dari Luar Negeri

Anda pergi ke luar negeri. Cari negara yang sedikit umat Islamnya seperti di Eropa, benua Amerika, Jepang, Korea, Hongkong, Taiwan, benua Afrika dan lain-lain di mana muslim sebagai minoritas. Umumnya, jatah quota haji di negara-negara tersebut tidak terpakai sepenuhnya sehingga bisa dipakai oleh orang lain.

Cara ini cocok apabila anda adalah (a) seorang mahasiswa yang sedang belajar di negara-negara tersebut; (b) dosen atau tenaga kerja yang sedang mengajar atau bekerja di sana; (c) anda seorang pengusaha yang sedang berbisnis di tempat tersebut.

Kalau anda bukan termasuk dari ketiga golongan di atas, maka anda harus menyediakan uang lebih agar bisa berangkat haji dari luar negeri. Pertama, anda harus datang ke negara tersebut dan mendapat ijin tinggal sementara. Kedua, anda harus memiliki tempat tinggal di negara yang dituju dan terdaftar di KBRI (kedutaan besar republik Indonesia). Apabila kedua syarat itu terpenuhi, maka anda dapat berangkat haji dengan meminta bantuan pada KBRI setempat.

6. Gunakan Visa Haji dari Negara Minoritas Muslim.

Biasanya Ada Travel-Travel Haji dan Umroh di Indonesia Yang Bekerja Sama dengan Travel Agent di Negara Minoritas Muslim untuk Mendapatkan Visa Haji Dari Negara Tersebut, Rajin-Rajin Browsing di Internet Saja Untuk Mencari Informasi Menarik Ini, Dan Tentunya Siapkan Dana Lebih Untuk Hal Ini.

7. Cara Ilegal dengan Visa Umroh Ramadhan

Ini cara ilegal sebenarnya, tapi bisa juga dilakukan apabila anda sudah sangat ingin untuk naik haji tapi tidak ada cara lain yang bisa dilakukan. Modusnya sederhana, yaitu anda melakukan ibadah umroh dengan mengambil paket Ramadan. Dan jangan ikut rombongan pulang sampai tiba bulan haji yang waktunya sekitar 3 (tiga) bulan setelah Ramadan (Ramadan, Syawal, Dzulqaidah, Dzulhijah). Jadi, dengan sengaja anda menjadi pengunjung overstayer di Arab Saudi. Sederhana, bukan? Simpel tapi tidak mudah karena tidak akan mengalami banyak kendala.

Kendala bagi overstayer (orang yang visa tinggalnya kadaluarsa) di Arab Saudi.

Arab Saudi adalah negara yang sangat ketat mengawasi para pendatang, apalagi yang overstayer. Berbeda dengan di Indonesia di mana turis asing bisa tinggal overstay tanpa ketahuan, di Arab Saudi pengawasan cukup ketat. Setiap perbatan antara provinsi dan kabupaten, khususnya yang akan masuk Makkah dan Madinah selalu ada check point permanen. Pada check point ini setiap orang, baik penduduk lokal atau asing, akan selalu dicek KTP (Arab, iqamah) atau paspornya. Kalau overstay akan langsung ditahan dan dideportasi.

Kendala kedua bagi overstayer adalah orang yang memakai visa umroh, maka dia harus pulang bersama rombongan. Apabila di bandara diketahui orang tersebut tidak ada dalam daftar rombongan, maka ia akan dicari dan pihak travel umroh akan terkena sanksi.

Solusi menjadi overstayer Umroh

Setiap masalah tentu ada solusinya. Karena overstyaer adalah ilegal, maka solusinya pun juga ilegal. Berikut solusinya:

Pertama, saat ini terjadi kongkalikong antara perusahaan travel umroh dengan pihak bandara. Di mana dengan "tips" dalam jumlah tertentu petugas bendera akan meloloskan serta memberi stempel paspor anda di kepulangan bandara walaupun sebenarnya anda masih belum pulang. Jadi, hanya paspornya saja yang pulang ke Indonesia. Pastikan travel yang anda ikuti tahu betul trik ini kalau anda ingin haji memakai cara ini.

Kedua, setelah urusan paspor beres, masalah berikutnya adalah tempat tinggal. Sebagai pendatang ilegal, maka anda harus memiliki tempat persembunyian yang aman di Saudi Arabia sampai musim haji tiba. Di arab Saudi banyak penampungan pendatang haram (istilah Malaysia) yang menampung pendatang overstay. Pastikan pihak travel anda mengenal jaringan ini dan dapat tinggal di tempat mereka.

Cara Visa Umroh Ramadhan ini sebenarnya bukan cara baru. Trik ini biasa dipakai oleh kalangan TKI TKW yang hendak bekerja di Arab Saudi tapi kesulitan saat ini karena adanya kebijakan moratorium alias penghentian pengiriman tenaga kerja ke Arab Saudi.

8. Haji Luneg (Haji Luar Negeri)

Visa Haji Luneg mereka dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di masing-masing negara mereka berada. Kedutaan Besar Indonesia di dunia dari Afrika, Amerika, Timur Tengah, Asia, sampai Australia. Mereka menggunakan visa haji jatah negara tempat mereka tinggal dan tidak mengambil jatah Indonesia. Mengenal Lebih Lanjut Haji Luneg Alternatif Naik Haji Cepat

Alternatif lain adalah ikut mendaftar sebagai jemaah haji ‘luneg’, yaitu rombongan jemaah haji Indonesia di luar negeri.   Haji luneg ini dikelola oleh sebuah koperasi yang di komandoi oleh local staff di konjen RI Jeddah.  Umumnya jemaah haji luneg adalah diplomat Indonesia dari berbagai kedutaan atau konjen RI di berbagai negara dan/atau keluarganya. 

Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...