Tips Cerdas Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci

Tips Cerdas Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci Arab Saudi Saat Melaksanakan Umroh dan Haji di Saudi Arabia Bagi Kaum Manula, Sepuh dan Warga Emas Malaysia. Tersesat di Tanah Suci baik di Mekkah maupun Madinah adalah permasalahan yang seringkali terjadi pada jamaah. Suasana yang baru dan berbeda dari Tanah Air, usia yang tidak muda dan baru pertama kali bebergian ke luar negeri adalah sebagian besar penyebabnya. Banyak Sekali Jamaah Umroh Backpacker Yang Sering Membantu Orang Tua Lanjut Usia Jika Mereka Tersasar.



Negara Saudi Arabia Menjadi Negara Penerima Wisata Ziarah Terbesar di Dunia. Salah satu yang paling sering terjadi adalah tersesat ketika di Masjidil Haram. Jangankan untuk jamaah yang baru menginjakkan kaki di Tanah Suci, jamaah yang sudah berkali-kali melaksanakan ibadah haji dan umrah juga banyak yang masih sering tersesat. Masjidil Haram memang sangat luas, apalagi pintu masjidil haram sangat banyak. Jadi bila keluar dari pintu yang berbeda dengan pintu saat Anda masuk, maka bisa dipastikan Anda akan tersesat ketika keluar dari Masjidil Haram.

Baca Juga:


Tapi, hal ini dapat disiasati dengan banyak cara. Misalnya saja dengan mengingat nama pintu ketika masuk ke Masjidil Haram, bahkan bila perlu Anda bisa mencatatnya. Bepergian secara sendiri-sendiri juga sangat berisiko untuk tersesat. Apalagi bagi jamaah yang sudah berusia lanjut, biasanya sulit mengingat jalanan yang baru dan suasananya terlihat sama.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, Backpacker Umrah akan memberikan Beberapa Tips Agar Tak Tersesat Di Tanah Suci.

  • Jika Anda tersesat, hendaknya tidak panik dan bertindak berlebihan. Tenangkan diri terlebih dahulu. Istirahat sembari mengingat-ingat kembali jalan pulang ke pemondokan atau Hotel atau Apartement Pemondokan Anda.
  • Setelah tiba di Kota Suci Makkah dan Madinah segera kenali tempat tinggal dan tempat ibadah. Hafalkan, Gunakan Peta Offline Jika Perlu
  • Apabila Saat Melakukan Haji, kenali sosok petugas penyelenggara haji yang resmi atau pembimbing ibadah. Cari tahu apa warna seragamnya dan apa saja identitas resminya. bila perlu minta nomer handphonnya. Sikap teliti ini penting untuk mencegah penipuan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenal.
  • Saat hendak pergi dan pulang untuk beribadah di Masjid Nabawi dan di Masjidil Haram, jamaah harus pergi secara berombongan. Cara ini cukup aman untuk mengatasi ketersesatan jamaah.
  • Semestinya anda tidak perlu khawatir jika tersesat. Sebab, para petugas pengamanan haji yang tersebar di berbagai tempat di dua Tanah Suci itu telah siap untuk memberikan pertolongannya kepada anda.
  • Jangan sekali kali melepas gelang pengenal dan id card dari travel (jika berumroh). Sebab, dengan gelang dan id card  itu maka jamaah akan mudah dikenali dan gampang mencari pertolongan ketika mengalami persoalan. dan juga bisa menjadi alat penunjuk tempat tinggal jamaah. Ini terutama bila harus meminta pertolongan kepada petugas keamanan dari pemerintahan kerajaan Arab Saudi.
  • Karena kebanyakan jamaah haji tak bisa berbahasa Arab, maka ketika terpaksa harus meminta bantuan kepada petugas haji Arab Saudi, cukup memperlihatkan gelangnya. Mereka pasti tahu kemana harus mengantar jamaah yang meminta tolong kepadanya.
  • Bawa Handphone untuk jaga-jaga jika tersesat. Meskipun Orang Tua Sepuh di Indonesia Kurang mengerti Teknologi Handphone, Cobalah Aktifkan Roaming Anda Selama di Saudi Arabia.
  • Aktifkan Fitur GPS Anda, Gunakan Maps Offline Jika Anda Tidak Menginginkan Berlangganan Internet di Tanah Suci.

Jika sudah terlanjur tersesat, yang pertama harus Anda ingat adalah, jangan panik dan jangan pernah malu untuk bertanya. Anda bisa ikut bergabung dengan sesama jamaah asal Indonesia lainnya. Karena lebih mudah berkomunikasi, jamaah Indonesia yang ditemui kemungkinan besar dapat membantu. Selain itu, carilah petugas terdekat untuk meminta penjelasan dan petunjuk arah tujuan Anda, sehingga bisa kembali ke pemondokan, hotel dan apartemen atau maktab dengan selamat.

Jika Anda Mengikuti Umroh Backpacker Jangan Harap Anda Kesasar, Karena Peserta Umroh Backpacker Rata-Rata Sudah Terlatih Untuk Nyasar dan Menyasarkan Diri Sendiri.
Previous
Next Post »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...